Go to Design --> Edit Html and find these sentences. Now replace these sentences with your own welcome message. This templates is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com. Download this template and more premium blogger templates from Premiumbloggertemplates.com.

Blogger templates

  • SLIDE-1-TITLE-HERE

    Replace these every slide sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com [...]

  • SLIDE-2-TITLE-HERE

    Replace these every slide sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com [...]

  • SLIDE-3-TITLE-HERE

    Replace these every slide sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com [...]

  • #

    #

Minggu, 07 Agustus 2011

Filosofi Warna Sabuk dalam Karate

Posted by Dodi Andri On 00.14 No comments


Jadi Jagoan Karate
Jepang memang terkenal dengan perkembangan industri yang kian pesat. Banyak hal positif yang dapat dicontoh dari Negeri Sakura ini. Selain merajai dunia industri, Jepang terkenal sebagai negara yang melahirkan berbagai seni bela diri. Beberapa di antaranya adalah karate, sumo, aikido, judo, kendo, kempo, dan jujitsu. Semua seni bela diri tersebut berkembang ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Karate

Salah satu seni bela diri yang populer di Indonesia adalah karate. Sejarah karate dapat dikatakan cukup panjang. Seni beladiri ini pertama kali masuk ke Jepang melalui Okinawa. Awalnya, karate dikenal dengan nama tote, yang memiliki makna ‘tangan Cina’ sebelum akhirnya diubah oleh Sensei Gichin Funakoshi menjadi karate,yang berarti ‘tangan kosong’.

Seperti halnya seni bela diri lain, karate memiliki beberapa aliran. Namun, hanya ada 4 aliran utama yang ditetapkan Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF). Keempat aliran tersebut adalah Shotokan, Goju-Ryu, Shito-Ryu, dan Wado-Ryu. Empat aliran tersebut dianggap sebagai aliran utama karena ikut membentuk JKF dan WKF.

Latihan Dasar Karate

Ada 3 jenis latihan dasar dalam seni beladiri karate, yaitu sebagai berikut.

Kihon merupakan salah satu teknik latihan dasar dalam karate yang terdiri atas teknik pukulan, tendangan, dan tangkisan.
Kata merupakan salah satu teknik latihan jurus atau disebut sebagai bunga dalam karate.
Kumite merupakan salah satu bentuk latihan bertanding atau dikenal dengan istilah sparring.
Sabuk Karate

Seni bela diri karate identik dengan sabuk atau obi. Sabuk dalam karate terdiri atas 6 warna yang menunjukkan tingkatan masing-masing. Untuk mengubah warna sabuk, seorang karateka harus menempuh tahap ujian. Susunan warna sabuk karate dari yang paling dasar adalah putih, kuning, hijau, biru, coklat, dan hitam.

Makna Warna Obi

1. Putih (Kyu 10)

Warna sabuk ini adalah simbol kemurnian dan kesucian. Yang dimaksud dengan kemurnian dan kesucian dalam hal ini adalah sebuah kondisi dasar seorang pemula untuk menerima berbagai latihan dari sensei atau senpei masing-masing. Layaknya bayi yang baru lahir, perkembangan seorang karateka bergantung pada ajaran gurunya.

2. Kuning (Kyu 8)

Warna kuning digunakan sebagai simbol matahari. Artinya, seorang karateka boleh dikatakan telah melihat “hari baru” karena ia telah paham dengan semangat seorang karateka sehingga diterapkan dalam kepribadiannya serta dalam teknik yang telah diajarkan padanya.

3. Hijau (Kyu 6)

Warna hijau mewakili rumput serta pepohonan. Pemilik sabuk hijau seharusnya telah menguasai berbagai teknik dan segala hal yang berkaitan dengan karate. Warna sabuk ini pun melambangkan sebuah pertumbuhan dan harmoni.

4. Biru (Kyu 4)

Biru merupakan sebuah warna yang merepresentasikan lautan atau samudera dan langit. Hal ini berarti bahwa seorang karateka mesti memiliki semangat seluas angkasa dan sedalam samudera. Seorang karateka pemegang sabuk biru harus mampu menghadapi berbagai tantangan.

5. Coklat (Kyu 3-1)

Coklat merupakan simbol tanah. Warna sabuk ini memiliki stabilitas dan bobot. Hal ini berarti bahwa karateka pemilik sabuk coklat mesti memiliki sikap yang stabil, penguasaan teknik yang lebih dalam dibanding pemengang sabuk sebelumnya, dan bersikap melindungi adik tingkat atau juniornya. Coklat pun dapat melambangkan sikap down to earth.

6. Hitam (Dan)

Hitam merupakan sebuah warna yang mencerminkan keteguhan serta sikap percaya diri berdasarkan nilai kebaikan secara umum. Hitam merupakan tingkatan sabuk paling akhir yang diidamkan oleh seluruh karateka. Namun, di balik “kegagahan” sabuk hitam, tersimpan sebuah tanggung jawab luar biasa yang harus dijunjung tinggi oleh seorang karateka.